Ekonomi Awards #1 2018

Economics Award #1 yang diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi (BEM FE) Universitas Tidar (Untidar) dengan mengusung tema “Share The Happiest Moment” merupakan ajang penghargaan bagi karyawan Fakultas Ekonomi atas kinerja dan dedikasinya. Beberapa nominasi diantaranya adalah Cleaning Service Terbaik, Karyawan Terbaik, Dosen Terdisiplin, dan Dosen Terfavorit. Selain ajang penghargaan, acara ini juga bertujuan untuk merekatkan mahasiswa dengan karyawan, baik petugas kebersihan dan karyawan Tata Usaha (TU) serta alumni agar terciptanya keharmonisan dalam ikatan “satu hati keluarga ekonomi”. Jumat (5/1) acara yang berlangsung mulai pukul 18.30 WIB dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang III Kemahasiswaan, seluruh dosen, karyawan dilingkungan FE, mahasiswa semua angkatan, alumni dan tamu undangan dari setiap Fakultas di Untidar. Acara yang juga ditujukan untuk memperkenalkan Ketua dan Wakil Terpilih organisasi mahasiswa FE periode 2018/2019 ini menghantarkan beberapa nama sebagai pemenang. Penghargaan dari CS Terbaik diraih oleh Bapak Suhud, Dosen Terdisiplin diraih oleh Eva Wulandari, S.E.,M.Sc. Karyawan Terbaik diraih oleh Bayu Nugroho, S.E., dan Dosen Terfavorit diraih oleh Gentur Jalunggono SE,M.Si. Penilaian dilakukan melalui dua putaran untuk memperoleh pemenang dan langsung dinilai oleh mahasiswa FE semua angkatan.
 Acara yang diketuai oleh Kinanti Asa Mutia juga dimeriahkan oleh indie music Dindy Indryanto, Bengkel Seni, Ecoustic, Bella On Seven, Elang Band, dan Om GST.
Persembahan terakhir dari Kabinet Revolusi 2017 atas kinerja satu tahun periode kepemimpinan Raedy Hendarto sebagai ketua umum BEM FE, diharapkan dapat menjadi program tahunan dari BEM FE guna meningkatkan semangat, kinerja dan memberi penghargaan pada dosen pengajar yang telah mendidik mahasiswa menjadi seorang yang mampu terjun sebagai generasi yang sehat, tanggap dan raih prestasi (Setara). Sebagai apresiasi bagi karyawan dalam memberikan pelayanannya, serta penghargaan bagi petugas kebersihan yang telah menciptakan lingkungan yang sehat dan bersih untuk kenyamanan. Mari sama sama menjaga kebersihan dilingkungan Fakultas Ekonomi.

IMG-20180108-WA0000

Ekonomi Awards #1

IMG-20180101-WA0026

Naskah Lengkap Proceding Optimalisasi Pengelolaan Potensi Sumber Daya Ekonomi

NASKAH LENGKAP PROCEDING

Fakultas Ekonomi Mengadakan Pelatihan Analisis Statistik

SONY DSC

Plagiat adalah perubahan secara sengaja atau tidak sengaja dalam memperoleh atau mencoba memperoleh kredit atau karya ilmiah, dengan mengutip sebagian atau seluruh karya dan/atau karya ilmiah pihak lain yang diakui sebagai karya ilmiahnya, tanpa menyatakan sumber secara tepat dan memadai.  Selain plagiarisme, budaya instan pendidikan lainnya yakni menitik beratkan pada kemudahan dibandingkan dengan proses, nilai moral, serta etika yang mendorong munculnya perilaku untuk mendapatkan hasil yang cepat tanpa mau belajar lebih dahulu.

Sehingga Pelatihan Analisis Statistik Bagi Mahasiswa dengan tema “Mahir mengelola dan Menganalisis Data Melalui Pelatihan Analisis Statistik” ini diharapkan mampu merubah pemikiran akan budaya instan yang memunculkan plagiarisme. Materi yang diberikan oleh Dr. Jaka Aminata, M.A yang berasal dari Universitas Diponegoro ini diikuti oleh target peserta 40 orang dari semester 7. Kegiatan yang dimulai dari 09.00 wib ini dibuka oleh Dra. Rusmijati, M.Si selaku ketua panitia. Dalam pembukaan kegiatan ini beliau menekankan bahwa kegiatan pelatihan analisis statistik ini diharpkan dapat memberikan bantuan kepada mahasiswa dalam pengolahan data statistik untuk kegiatan skripsi sehingga dapat mengurangi tingkat plagiarisme dan penggunaan jasa pengelolaan data.

Kegiatan diakhiri pukul 15.00 wib, Dr. Jaka Aminata, M.A menekankan bahwa budaya instan pendidikan yakni menitik beratkan pada kemudahan dibandingkan dengan proses, nilai moral, serta etika yang mendorong munculnya perilaku untuk mendapatkan hasil yang cepat tanpa mau belajar lebih dahulu harus dirubah dalam pikiran mahasiswa. Padahal sudah banyak program komputer  yang sangat memudahkan dalam mengolah datum. Sehingga Pengelolaan data statistik menjadi jauh lebih mudah dan menyenangkan tanpa mengurangi ketepatan hasil outputnya.

DJP KPP Kanwil II Jateng dan KPP Pratama Kota Magelang Mengadakan Tax Center Bersama Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Tidar

IMG-20171019-WA0001

Untuk mewujudkan generasi muda yang paham dan sadar akan pentingnya pajak bagi pembangunan bangsa, perlu ditanamkan nilai-nilai pentingnya membayar pajak sejak dini melalui pendidikan. Pajak merupakan sumber utama penerimaan negara. Tanpa pajak, sebagian besar kegiatan negara sulit untuk dapat dilaksanakan. Penggunaan uang pajak meliputi mulai dari belanja pegawai sampai dengan pembiayaan berbagai proyek pembangunan. Pembangunan sarana umum seperti jalan-jalan, jembatan, sekolah, rumah sakit/puskesmas, kantor polisi dibiayai dengan menggunakan uang yang berasal dari pajak. Uang pajak juga digunakan untuk pembiayaan dalam rangka memberikan rasa aman bagi seluruh lapisan masyarakat. Setiap warga negara mulai saat dilahirkan sampai dengan meninggal dunia, menikmati fasilitas atau pelayanan dari pemerintah yang semuanya dibiayai dengan uang yang berasal dari pajak.

Workshop Perpajakan dengan tema “Peningkatan Kompetensi Mahasiswa Fakultas Ekonomi melalui Pendidikan dan Pelatihan Perpajakan” bermaksud memberikan pengenalan pajak yang ditekankan pada pentingnya edukasi dan pemahaman mengenai perpajakan sejak dini kepada Mahasiswa. Karena pada nantinya mereka diharapkan akan memberikan konstribusi terhadap penerimaan negara pada masa mendatang. Kegiatan yang dilaksanakan selama dua kali ini yakni pada tangal 5 Oktober dan 17 Ontober 2017 ini menggandeng dari pihak DJP KPP Kanwil II Jateng dan KPP Pratama Kota Magelang. Peserta kegiatan berasal dari mahasiswa Fakultas Ekonomi yang dirinci sebagai mana berikut dari mahasiswa EP sebanyak 50 orang, mahasiswa Manajemen sebanyak 50 Orang dan juga dari mahasiswa Akuntansi sebanyak 65 orang. Materi diberikan seputar konsep dan pelaksanaan pajak penghasilan, pajak pertambahan nilai serta penggunaan aplikasi perpajakan.

Wisudawati Terbaik Universitas Tidar dari Fakultas Ekonomi

_20171019_083102

Wisuda terbaik tahun ini diraih oleh Fakulta Ekonomi Salah satunya adalah Siti Marfuah, berasal dari keluarga dengan latar belakang ekonomi pas-pasan, lantaran orangtuanya hanya berjualan sate keliling. tidak menyurutkan untuk mendapatkan pendidikan yang lebih baik, dengan tekun berusaha walapun jatuh bangun dialami oleh siti untuk mencari uang agar bisa kuliah, semangatnya tidak patah arang terbukti hasilnya, Siti tercatat sebagai peraih IPK terbaik atau cumlaude, yakni 3,87.

Malam Keakraban dan Bakti Sosial Fakultas Ekonomi Universitas Tidar

SONY DSC

Bertema kan ” Bakti Sosial Profesional Bersama Keluarga Ekonomi Dalam Mempererat Keakraban “

Menjadi jembatan bagi keluarga mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Tidar
dalam meningkatkan kebersamaan, kekeluargaan, kepedulian dan kepekaan terhadap
lingkungan sosial di sekitarnya secara sinergis. Dengan demikian baik mahasiswa maupun
lingkungan terkait dapat menjalin komunikasi yang baik serta meraih prestasi bersama.
Apabila terjadi kondisi sebaliknya dimana mahasiswa mengalami pasang surut
individualisme maka rasa kebersamaan, rasa memiliki dan saling menghormati tanpa
memperhatikan strata sosial, ekonomi, kemampuan akademis dan budaya sebagai suatu
komunitas yang ideal akan luntur seiring berjalannya waktu. Oleh karena itu Fakultas
Ekonomi Universitas Tidar menyelenggarakan Malam Keakraban (MAKRAB) dan Bakti Sosial selama 3 hari didesa candimulyo  yang diikuti 199 mahasiswa dan seluruh dosen dan Tu, Sebagai proses pengenalan, pengakraban serta pemaknaan dengan keluarga baru. ini
dapat menumbuhkan semangat kekeluargaan dan kepedulian antar keluarga mahasiswa
Fakultas Ekonomi Universitas Tidar. Serta memunculkan rasa cinta dan bangga sebagai
bagian dari keluarga besar Fakultas Ekonomi Universitas Tidar. Meningkatkan peran
Mahasiswa dalam bidang kemahasiswaan baik akademis maupun praktis.

Porsajur ( Pekan Olah raga dan seni Antar Jurusan ) Fakultas Ekonomi

SONY DSC

Untuk pertama kali fakultas ekonomi melaksankan kegiatan Porsajur (pekan olah raga dan seni antar jurusan), kegiatan yang dilaksanakan pada tanggal 25 – 16 september 2017, yang bertujuan mencari potensi bibit – bibit terpendam  pada mahasiswa, dalam pelaksana posajur mahasiswa bisa mengikuti beberapa perlombaan seperti menyanyi, baca puisi, futsal, tari dan dance.

kegiatan yang dimeriahkan oleh seluruh mahasiswa fakultas ekonomi dari semester 1 sampe sampai semester 5,

dengan diadakan kegiatan ini semoga bisa bekelanjutan kedepannya.

Seminar Nasional dan Call for papers “Optimal Pengelolaan Potensi sumber Daya Ekonomi Menuju Kemandirian Desa”

SONY DSC

Kepedulian terhadap pembangunan desa mendorong Prodi Ekonomi Pembangunan Universitas Tidar untuk menyelenggarakan Seminar Nasional yang bertajuk “Optimalisasi Pengelolaan Potensi Sumber Daya Ekonomi Menuju Kemandirian Desa”, yang diselenggarakan pada hari Rabu, tanggal 6 September 2017 di Auditorium Universitas Tidar. Dalam acara Seminar Nasional yang dibuka oleh Dekan Fakultas Ekonomi Prof. Dr. Joko Widodo, M.Pd. menjelaskan bahwa pentingnya pembangunan Desa karena Desa adalah sumber utama kehidupan negeri ini. 350 peserta yang memadati Auditorium Universitas menunjukkan antusiasme pada seminar yang digelar oleh Fakultas Ekonomi Prodi Ekonomi Pembangunan. Dalam seminar kali ini menghadirkan Keynote Speakers Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, S.H., M.IP, dan juga mendatangkan 2 narasumber yang sama-sama mempunyai keahlian dibidang pengembangan potensi wilayah khususnya desa yaitu Narasumber 1 adalah Ir. Sujarwanto Dwiatmoko, M.Si. selaku kepala Bappeda Provinsi Jawa Tengah, dan Narasumber 2 Ir. Agam Marsoyo, M.Sc., Ph.D selaku Dosen Universitas Gadjah Mada dan sebagai Pakar Perencanaan Pembangunan.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat menjadi Keynote Speakers mengajak para peserta Semnas khususnya para mahasiswa/i untuk menghilangkan gengsi dalam membangun desa, karena hal tersebut bisa menguatkan negara dari sisi ekonomi, dan pemberdayaan masyarakat khususnya masyarakat desa. Menurut Gubernur, sekarang ini banyak pemuda yang lebih bangga ketika lulus dari Perguruan Tinggi menjadi buruh dikota dari pada membangun desanya. Bahkan ada yang rela meninggalkan negerinya untuk menjadi tenaga kerja diluar negeri. Dengan angka pengangguran saat ini yang mencapai 4 juta jiwa, dianggap hal tersebut sangat mengerikan. Ditengah tengah diskusi dalam Semnas tersebut Gubernur Jateng Ganjar Pranowo meminta Universitas Tidar membuat MoU untuk membantu program pemerintah dalam mengentaskan kemisikinan didesa, dengan melakukan pengabdian pada masyarakat baik yang bersifat KKN Tematik berkelanjutan dan juga terukur. Serta melakukan inovasi untuk pembangunan desa yang dimotori oleh akademisi (Dosen dan Mahasiswa).

Dengan jumlah desa sebesar 7809 desa yang ada di Jawa Tengah, saat ini program optimalisasi desa dirasa masih belum maksimal. Dengan misi OVOP (One Village One Product) yang diusung oleh pemerintah dengan menduplikasi program dari Negeri Sakura Jepang diharapkan bisa membantu mengurangi angka kemiskinan di desa yang ada di Jawa Tengah.

Hal tersebut dibenarkan oleh Narasumber 1 Ir. Sujarwanto Dwiatmoko, M.Si. dalam menjalankan misi Jawa Tengah untuk membangun Jateng berbasis Trisakti Bung Karno-Berdaulat dibidang Politik, Berdikari dibidang Ekonomi, dan berkepribadian dibidang kebudayaan. Dalam penjelasannya dikatakan bahwa pengelolaan sumber daya ekonomi unggulan ada di masing-masing kabupaten/kota dioptimalkan melalui sinergitas pelaksanaan kegiatan baik tingkat pusat, provinsi dan kabupaten/kota yang bertujuan pada upaya kemandirian desa. Dalam pelaksanaan pembangunan menuju kemandirian desa diperlukan perencanaan dan koordinasi yang baik lintas sektor sehingga target pada indikator kinerja pembangunan dapat tercapai secara maksimal. Upaya capaian keberhasilan PSN (Proyek Strategis Nasional) dan program-program unggulan diharapkan dapat menjadi penghela pertumbuhan perekonomian wilayah lintas kabupaten/kota di Jawa Tengah. Keberhasilan pengelolaan potensi ekonomi menuju kemandirian desa dapat berdampak langsung pada kinerja penurunan angka kemiskinan, tingkat pengangguran terbuka, serta kesenjangan pendapatan antar golongan dan antar wilayah. Masih perlunya keterlibatan aktif lintas stakeholder di masing-masing kabupaten/kota (Perguruan Tinggi, asosiasi usaha, pelaku usaha, dan masyarakat umum) dalam mensinergikan hasil pembangunan yang telah dicapai bagi peningkatan perekonomian lokal di Jawa Tengah.

Dalam paparan yang disampaikan oleh Ir. Agam Marsoyo, M.Sc., Ph.D, menyebutkan bahwa isu-isu pembangunan desa menuju desa mandiri harus berdasarkan pada pijakan terhadap isu pembangunan, isu teritori dan fungsional. Karena saat ini kehidupan desa sedang mengalami masa transformasi yang tidak dapat dicegah dari kehidupan desa tradisional kearah desa modern. Perubahan perdesaan menjadi desa mandiri harus bisa berfokus pada kekuatan misal keunikan dari desa itu sendiri daripada harus berkonsentrasi pada kelemahan secara umum. Serta berani melakukan perubahan dengan tidak bergantung pada tengkulak untuk menjual produknya, serta peningkatan kuantitas dan kualitas komoditas desa perlu dilengkapi dengan upaya pemasaran yang adil dan berimbang. Serta mulai keluar dari zona nyaman dan penyakit masyarakat kota (pergaulan bebas, narkoba, miras, korupsi, penipuan, dsb).

Dengan diselenggarakan Seminar Nasional yang bertemakan Optimalisasi Pengelolaan Sumber Daya Ekonomi Menuju Kemandirian Desa dapat menjawab segala permasalahan yang menjadi penghambat untuk membangun desa yang mandiri.